Perempuan yang Berbeda

20180520_203215[1]
kau tau…
padamu, aku sempat memupuk rindu
membentang harapan
menyemogakan apa yang aku sebut dengan masa depan
Aku yang pernah kau hujani dengan luka
Masih ingatkah kau ?
Dengan semangkuk kesetiaan yang telah aku sajikan
kau yang menikmatinya dengan sangat lahap
Lalu memuntahkan,
saat ia tak lagi sedap
Sekarang, cukup kau tau
bahwa aku tak lagi sama dengan wanita
yang dulu sempat memujamu dalam do’a
Aku akan pergi,
pada dimensi dimana bayanganku pun tak kan kau temui
Biarkan aku disini
Di pojokan kumuh menimati kenagan yang telah usang
bukan ku tak lagi mau menyemogakan,
hanya saja luka yang sempat kau goreskan itu
harus dengan apa ia tersembuhkan ?
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s